Kata murid

Yang sudah lulus, cerita sendiri.

Alumni Studio Belajar dari berbagai kota — bukan testimonial stok.

"Aku admin kantor yang iseng ikut Kelas Dasar. Enam bulan kemudian keterima jadi junior designer di agency Jakarta — portofolionya ya tiga studi kasus dari kelas ini."
RA
Rania PutriJunior designer, eks-admin
"Materinya nggak ketinggalan zaman. Tools yang diajarin persis yang dipakai di kantorku sekarang."
NS
Nadia S.UI designer, Tangerang
"Awalnya skeptis, mikir 'ah kelas online doang'. Ternyata tiap tugas beneran dikoreksi manusia, detail sampai spacing dan naming layer. Feedback-nya lebih tajam daripada atasan gue di kantor lama."
DP
Dimas PrajaProduct designer, Bekasi
"Sekali bayar, akses selamanya. Kurikulumnya di-update dan aku nggak ditagih lagi. Respect."
FT
Fitra T.Freelancer, Semarang
2.400+
alumni sejak 2024, 68% berpindah karier
Statistik Studio Belajar
"Sesi live mentoring itu sleeper feature-nya. Aku pernah bawa case dari kantor, dibedah bareng — minggu depannya dipuji stakeholder."
AY
Ayu LestariIn-house designer, Yogyakarta
"Belajarnya bisa malam-malam sambil kerja full-time. Rekaman + tugas fleksibel itu penyelamat."
BW
Bayu W.Karyawan bank, career switcher
"Aku ibu rumah tangga di Malang. Sekarang terima 3–4 project desain per bulan dari rumah. Modalnya cuma kelas ini sama laptop bekas."
SM
Sari M.Freelance designer, Malang
"Harga 349K buat 24 modul plus mentor itu nggak masuk akal sih, in a good way."
GH
Gilang H.Mahasiswa DKV
"Daftar pas materinya masih 16 modul. Sekarang 24 dan aku nggak bayar lagi sepeser pun. Kelasnya yang tumbuh, bukan tagihannya."
IK
Ivan K.Alumni angkatan 2