Blog Pidgo
Cara Menggunakan AI untuk Desain Website dari Brief sampai Tayang
AI bisa membantu membuat desain website, tapi hasilnya sangat bergantung pada cara kamu memberi instruksi. Meminta "buatkan website lengkap" sering menghasilkan halaman yang acak dan sulit direvisi. Alur yang lebih terkendali adalah menyusun brief, meminta per bagian, lalu merevisi bertahap.
Langkah 1: Tulis brief singkat
Sebelum membuka tool AI, jawab pertanyaan ini dalam beberapa kalimat:
- Apa tujuan halaman ini? Menjual, mengumpulkan kontak, atau memperkenalkan usaha?
- Siapa pengunjung utamanya dan apa masalah mereka?
- Pesan utama apa yang harus terbaca dalam hitungan detik pertama?
- Apa yang harus ada: hero, fitur, harga, pertanyaan umum, kontak?
- Apakah sudah ada logo, warna, dan nada bahasa?
Brief ini tidak perlu formal. Setengah halaman sudah cukup.
Langkah 2: Minta per bagian
Minta satu bagian pada satu waktu: hero, daftar manfaat, harga, pertanyaan umum, lalu penutup. Hasilnya lebih konsisten, dan kalau ada yang kurang pas, kamu hanya merevisi bagian itu.
Contoh prompt untuk bagian hero:
Buat hero section untuk {BRAND}, usaha {JENIS_USAHA}.
Headline singkat berisi manfaat utama: {MANFAAT}.
Satu tombol ajakan: {AKSI}.
Nada bahasa: {TONE}.
Tampilan rapi, banyak ruang kosong, responsif di HP.
Langkah 3: Revisi dengan instruksi spesifik
Instruksi revisi yang jelas jauh lebih efektif daripada "buat lebih bagus".
- "Kurangi jarak antar bagian."
- "Jadikan kartu paket tengah sebagai yang disorot."
- "Ganti font judul jadi serif."
- "Perbesar tombol utama supaya mudah ditekan di HP."
Langkah 4: Periksa sebelum tayang
- Semua teks terbaca, kontras warna cukup jelas
- Tampilan di HP, tablet, dan laptop sudah dicek
- Semua tombol dan tautan berfungsi
- Judul dan deskripsi halaman sudah diisi untuk SEO
- Ukuran gambar tidak terlalu besar
- Tidak ada klaim yang tidak bisa kamu buktikan
Langkah 5: Tayangkan
Kamu bisa menyerahkan hasilnya ke developer, atau memakai platform pembuat website yang kamu kuasai. Kalau hanya butuh satu halaman sederhana, hasil dari AI dalam bentuk HTML sudah bisa diunggah ke hosting.
Kapan prompt library membantu
Menulis prompt yang rinci untuk tiap bagian memakan waktu. Prompt library menyediakan prompt yang sudah disusun, tinggal diisi variabel sesuai usaha kamu. Pidgo, misalnya, punya 43+ prompt dengan preview live untuk melihat hasil sebelum kamu memakainya.
Lihat 43+ preview live dan coba 5 prompt gratis di pidgoapp.online. Basic Rp99.000, Pro Rp199.000, sekali bayar, bukan langganan.